Belum Dianggap Orang Kaya Bila Belum Punya Mobil Tua.

Ada satu slogan khusus yang menjadi ikon komunitas Holden Lampung seputar mobil tua. Apabila belum memiliki mobil tua, belum dianggap orang kaya itulah slogan yang sering didengunkan mereka.

Entah sekedar slogan ataupun guyonan, makna dari kalimat tersebut menjadi pemicu semangat memiliki mobil antik. Sama-sama memiliki kendaraan jenis Holden, berawal dari sekedar kumpul-kumpul, lima orang pemilik Holden sepakat membentuk sebuah klub

Berdiri 8 Agustus 2008, anggota Holden Lampung saat ini berjumlah 15 orang. Ajay, Ketua Holden Lampung menjelaskan, menemui kendala menjaring anggota baru karena memang di Lampung masih sedikit yang memiliki mobil Holden

“Holden memang mobil tua, ada yang kondisi mesinnya bagus, ada juga yang rusak tidak bisa jalan. Anggota yang bergabung rata-rata kendaraannya sudah turun mesin, ga ada yang original lagi, “jelas Ajay.

Tipe mobil anggota klub Holden Lampung mulai dari sedan merk Premier 3300cc, Kingswood 2850cc. Ada juga yang memiliki Pickup merk Belmont 2850 cc dan Station Wagon 3300 cc, yang sering dipakai sebagai mobil jenazah tahun 1970- an.

Karakteristik  mobil Holden terletak di bagian kap nya yang lebar, bagian dalam mobil dapat diisi enam orang tanpa harus berdempetan. Kap sering diduduki anggota klub sekedar mengobrol, bahkan ada yang sampai tiduran saking lebarnya kap.

Mobil Holden sendiri keluaran pabrikan General Motor Company yang dirakit di Australia. Di Australia Holden dikenal dengan nama Australian Muscle Car, dengan isi silinder terendah 2800cc, dan tertinggi 3300cc.

Holden masuk ke Indonesia sekitar tahun 1960- an, dulu dipakai oleh pejabat sekelas Camat dan Lurah. Seiring berjalannya waktu, banyak mobil Holden yang rusak, bahkan hilang dari peredaran, kalaupun ada, kondisi mesin sudah tidak bagus, rata-rata masih bisa dicari di pulau Jawa.

Setiap minggu sore, anggota Holden Lampung menghabiskan waktu untuk kumpul bersama di sekitar stadion Pahoman, Ajang kumpul dimanfaatkan mengikat tali persaudaraan sesama anggota, bahkan saling tikar informasi seputar mesin dan jual beli sparepart.

“Mahasiswa, Pegawai Swasta dan Negeri sampai anggota polisi bergabung di Holden Lampung. Rata- rata mereka memang suka dengan mobil antik karena terkesan elegan dan sedikit yang memiliki, “tutur Kharmain.

Meskipun baru seumur jagung, komunitas Holden Lampung pernah berpartisipasi dalam pawai Adipura kota Bandar Lampung bulan Juni yang lalu. Mengikuti kontes modifikasi mobil yang diselenggarakan di Cafe Kabara juga pernah diikuti. (tin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: