Tidak sampai diatas Rp 100 Juta

Tampil di Tugu Adipura mengisi acara party menjadi cita‑cita Ryan Madya Nandasyah, yang berprofesi sebagai DJ. Ryan mengaku, dia baru akan pensiun sebagai DJ apabila bisa menghibur masyarakat di tempat yang menjadi ikon kota Bandar Lampung itu

“Wah, kalau itu bisa terwujud, menjadi pengalaman yang terindah dalam hidup.  Langsung pensiun sebagai DJ bakal saya lakuin, soalnya itu sudah menjadi impian saya, “ujar Ryan tertawa.

Ryan sudah mempunyai bayangan apabila berhasil mewujudkan cita‑citanya itu. Mulai dari konsep panggung yang megah, sound system berkapasitas 100.000 watt, acaranya gratis, perempatan jalan di sekitar Tugu Adipura ditutup, demi acara tersebut

“Untuk biaya sudah saya hitung, ga sampe diatas Rp 100 juta, tinggal urus perizinan ke Poltabes, Pemkot dan Dinas yang terkait. Namanya juga rencana, tapi itu bukan sekedar angan‑angan, saya tetap percaya pasti bisa terwujud, ” tukas Ryan

Sepanggung (satu deck, istilah para DJ) bersama DJ terkenal Indonesia

Pria kelahiran Teluk Betung 14 Januari 1981 ini, tertarik mencoba menjadi DJ tahun 2000, saat itu dia masih kuliah di fakultas hukum Unila semester 2. Ketertarikannya belajar menjadi DJ karena saat SMA mempunyai grup band, dan sering membawakan lagu Marylin Manson dan Nine Inch Nails

“Saya juga mulai suka clubbing saat itu, dengerin musiknya, kok asik buat joget. Saya jadi penasaran ingin main sebagai DJ dan mulai koleksi lagu‑lagu,  sejak itu mulai menabung agar bisa membeli perangkat DJ, ” ungkapnya

Sarjana Hukum Unila ini akhirnya berhasil membeli perangkat DJ tahun 2002, dari hasil menabung dan sokongan dana dari orangtua. Saat itu dia hanya mempunyai tujuan bisa menjadi seorang DJ dan menghibur banyak orang

Tawaran demi tawaran mengisi acara ulang tahun, launching produk diterima Ryan. Baginya bisa mengibur orang sebagai DJ menjadi kepuasan tersendiri

Ryan bersama teman‑temannya yang tergabung di Pulaupasir Foundation juga berhasil menyelenggarakan rave party untuk pertama kalinya di Lampung tahun 2006. Acara yang diselenggarakan di Pantai Puri Gading itu berhasil menyedot massa 1500 orang

Bungsu dari tiga bersaudara ini selain berprofesi sebagai DJ, juga menjabat Direktur Space Lounge. . 1 Juli 2007 saat Space Lounge (SL) resmi dibuka, pemilik dari usaha itu menunjuk Ryan untuk menjabat sebagai Direktur

“Ditawari posisi direktur  sempat kaget juga, satu sisi saya sarjana hukum, i mengelola perusahaan ga ada.. Akhirnya saya terima juga, pertimbangannya sederhana, kapan lagi bisa menjadi direktur, kesempatan tidak datang dua kali, “terang Ryan

Suami dari Ajeng Ariani ini belajar dari nol cara memimpin perusahaan, mengelola keuangan dan menjadi seorang pemimpin. Ryan bersyukur, sebelum bergabung di SL, dia sempat bekerja di radio Oz

Pengalaman di radio Oz sebagai penyiar, mengisi acara offair, belajar menjadi event organizer (EO) dan berprofesi sebagai DJ, dijadikan modal Ryan untuk mengelola SL. Satu bulan waktu yang dibutuhkan Ryan beradaptasi sebagi direktur, selanjutnya dia mulai terbiasa dan menikmati pekerjaannya itu

Sebagai direktur SL, ada dua sisi yang selalu dipegang Ryan, pertama sebagai pemimpin harus tegas, bijaksana dan arif. Kedua, harus flexible, serius tapi santai kepada karyawan, karena memang jenis usaha ini bergerak di bidang hiburan

Ayah dari Shafina Raihanna Nandasyah mengaku, tidak akan berhenti menekuni profesi sebagai DJ sampai akhir hayat. Ryan berseloroh, mau SL tutup, tidak bekerja lagi sebagai direktur, dirinya tetap akan menekuni hobi yang digemarinya itu (tin)

Biofile

Nama : Ryan Madya Nandasyah

Nick name : Phuture89

Ttl      : Teluk Betung, 14 Januari  1981

Alamat : Jl. Mawar, Rawalaut, Bandar Lampung

Hobi : membuat musik dan mendengarkan musik, naik motor

Istri : Ajeng Ariani

Anak : Shafina Raihanna Nandasyah

Pendidikan : SD Negeri 2 Teladan Bandar Lampung

SMP Negeri 5, Bandar Lampung

SMA Negeri 2, Bandar Lampung

Sarjana Hukum Unila

Motto : Harus jujur walaupun pahit, lebih baik dibenci tapi tahu apa yang dilakukan itu                               benar

Gears :

Two CDJs Pioneer 800/1000MK3

One Pioneer DJM600 mixer/ DJ 800 Mixer

Stereo Monitoring Required.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: