Tidak Pernah Puas

Lampung Skateboard Division (LSD) baru resmi berdiri sebagai organisasi pada 23 Maret 2009. Embrio dari LSD sendiri sudah ada sejak tahun 2000, berawal dari sekedar kumpul bareng dan memiliki kegemaran yang sama terhadap permainan skateboard

Amu, Ketua LSD menjelaskan, nama LSD sendiri sebenarnya diambil dari jenis obat narkotika.

“Kami hanya mengambil namanya saja, bukan karena sebagai pemakai narkoba loh, ” terang Amu

Armen, salah satu anggota LSD menambahkan, narkotika memang membuat pemakainya kecanduan, tetapi bagi anggota LSD konotasinya berbeda. “Skateboard lah yang bikin kami kecanduan, karena setiap hari selalu ingin main, dan ga pernah merasa puas, ” celoteh Armen sambil tertawa

100 skater (istilah untuk pemain skateboard) sudah bergabung sebagai anggota LSD yang tersebar di Kota Bandar Lampung, Metro dan Bandar Jaya. Setiap sore, skater selalu berkumpul di tempat tongkrongan mereka untuk bermain skateboard bersama

Skater yang berada di Bandar Lampung setiap hari selalu kumpul bareng untuk bermain bersama. Taman Dwipangga, PKOR Way Halim, GSG Unila dan Gor Saburai menjadi lokasi favorit para skater saat beraktraksi dengan skateboardnya

Anggota LSD juga sering melakukan check spot di Bandar Lampung yang cocok dijadikan tempat untuk bermain skateboard. Check Spot adalah mencari lokasi  baru  yang menarik, untuk melatih skill, dan ada obstacle (rintangan) menarik.

21 Juni menjadi hari keramat bagi para skater sedunia, sama seperti 1 Mei yang diperingati sebagai hari buruh sedunia. Di hari tersebut skater memperingati Go Skateboarding Day, ibarat ulang tahunnya pecinta skateboard.

LSD tidak ketinggalan memperingati Go Skateboarding Day, 21 Juni  lalu, mereka mengadakan parade menggunakan skateboard berjalan mengelilingi jalan-jalan protokol di Bandar Lampung.. Parade tersebut diikuti seluruh anggota LSD, bahkan ada beberapa perwakilan skater Kota Bandung turut berpartispasi

“LSD berparade skateboard bukan buat gaya-gayaan, ini sekedar bentuk ekspresi skater. Kami juga ingin masyarakat tahu, bahwa ada komunitas skateboard di Bandar Lampung, dan mereka mengapresiasi, tidak memandang sebelah mata, “tukas Amu

Armen mengungkapkan, saat berparade keliling jalan protokol, anggota LSD juga memungut sampah yang ada di jalan, membagikan stiker LSD kepada masyarakat. Polisi juga tidak melarang parade tersebut, karena tidak menganggu ketertiban jalan

“LSD ini bukanlah komunitas yang tidak mendatangkan manfaat ataupun kegiatannya negatif. Kegiatan ini murni karena kami cinta dengan skateboard, sangat menjaga tingkah laku dan tidak suka mencari musuh kepada siapapun, tambah Armen

Eksistensi para skater yang bergabung di LSD tanpa bermakud menyombongkan diri, sudah mulai menunjukkan taji. Anggota LSD sering mengikuti lomba skateboard yang diselenggarakan di Palembang, Jakarta dan Bandung

“Perkembangan skateboard di Bandar Lampung dan Palembang lebih maju dibandingkan dengan kota lain yang ada di Pulau Sumatra. Skater Bandung dan Jakarta pun tidak menyangka, bahwa di Bandar Lampung banyak yang menggemari skateboard, “kata Amu

Armen mengatakan, skateboard adalah olahraga yang akan terus menjadi trend setter dan tidak pernah mati gaya. Para skater selalu ingin menciptakan trik-trik baru, tidak pernah merasa puas.

Selain itu, lifestyle skater dari pakaian, celana sampai sneakers yang dikenakan  juga sering menjadi acuan anak-anak muda meskipun mereka tidak bermain skateboard. Tanpa bermaksud menyindir komunitas lain, LSD memiliki sebuah kalimat yang sering dijadikan pedoman saat bermain skateboard ataupun dalam keseharian, yaitu we are not a leader, but we are the trend setter (tin)



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: