Stage Ingin Eksis dari Pangung ke Panggung

Mendirikan grup band yang seluruh personilnya perempuan adalah impian band Stage sejak lama. Band yang baru dibentuk 20 Januari 2009 ini awal mulanya berasal dari grup band lain yang ada di Bandar Lampung

Maya, gitaris  Stage menjelaskan, grup ini gabungan dari beberapa band seperti Philo dan LSG. Maya dan Rika kebetulan satu band di LSG,  karena perbedaan visi bermusik mereka memutuskan untuk keluar dan sempat vakum

Maya akhirnya membentuk band baru bersama Anggi dengan nama LSG. Setali tiga uang dengan band sebelumnya, LSG pun tidak bertahan lama, Maya dan Anggi pun keluar dari band itu

“Proses merekrut personel yang lain simple sih, dari mulut ke mulut antar sesama kenalan band. Kebetulan saya, Rika dan Maya sudah berteman sejak lama, kami tinggal mencari pemain bass ” terang Anggi, vokalis Stage

Imeh, bassit Stage menjadi personel terakhir dan termuda yang bergabung. Mereka akhirnya bertemu untuk membentuk Stage di rumah Imeh

“Tidak ada kesulitan dalam beradaptasi membentuk sebuah band baru, karena pada dasarnya kami semua memiliki kesamaan visi untuk membentuk band yang semua personelnya perempuan, ” tukas Imeh

Rika, drummer Stage mengungkapkan, Stage mengandung arti panggung. Mereka sepakat menamai band mereka Stage karena dengan selalu berada panggung, musik mereka bisa selalu di dengar oleh pecinta musik

“Kami menyadari Stage terbilang baru dan sangat butuh jam terbang. dalam bermusik Dengan sering tampil di panggung hiburan untuk mengisi acara musik, kami semakin terlatih untuk meningkatkan kualitas penampilan kami, ” tukas Maya

Anggi menambahkan, meskipun kata Stage berasal dari bahasa Inggris, tapi sudah cukup familiar dan masyarakat langsung cepat mengartikan nama itu. “Stage cuma satu kata, gampang untuk diingat, ” tuturnya

Stage berpakem pada genre musik slow rock, karena pada dasarnya mereka mengemari aliran musik itu. “Pada dasarnya mau aliran musik apapun kami suka, tapi pondasinya tetap slow rock yang mengandalkan distorsi gitar, ” jelas Maya

Stage rutin latihan di studio musik seminggu empat kali, dengan durasi waktu dua jam.  “Kalau sekarang sih masih membawakan lagu-lagu dari band lain untuk melatih kekompakkan, ” kata Anggi

Saat ini Stage belum membuat lagu hasil ciptaan mereka sendiri, namun sudah ada langkah menuju ke arah itu. “Lirik lagu tetap bertema cinta, tapi mengandalkan sentuhan musik slow rock yang tidak terlalu mellow,” jelas Imeh (tin)

r



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: