Siap Menggebrak Penonton

Bandar Lampung, Tribun – Rock Never Die! itulah jargon yang selalu ingin Kotak angkat setiap tampil konser di setiap kota yang mereka datangi. Jargon itu mereka jadikan sebagai semangat karena  tidak ingin musik rock di Indonesia mati

Hal itu diungkapkan Mario Marcella atau akrab dipanggil Cella, gitaris Kotak, menurutnya, saat ini sangat sedikit band-band baru yang berani mengusung musik rock. “Kotak ingin dikenal di Indonesia sebagai band yang beraliran rock,” tandas Cella.

Kotak datang ke Bandar Lampung dalam rangka tour Sumatera Sensasi Hits 2009 yang diselenggarakan Class Mild, bekerjasama dengan Warner Music Indonesia. Tribun berkesempatan melakukan wawancara di bis yang mereka gunakan, Selasa (11/8)

“Ini kedatangan kami yang kedua ke Lampung, sebelumnya pernah konser tahun 2006, seru aja bisa ke Bandar Lampung. Hari ini ada waktu luang, sebelum konser, sempetin dulu jalan-jalan., pastinya kami akan borong kripik pisang coklat dan keju, ” ujar Swasti  “Chua” Sabdastanri bassist Kotak

Rencananya, Kotak akan membawakan tujuh lagu dari album pertama dan kedua saat tampil di IBII Darmajaya hari ini. Mereka memberi garansi, akan menghibur dan menggrebak penonton yang datang melihat penampilan mereka

“Pokoknya kami akan memberikan yang terbaik bagi penonton. Dan yang pasti gaya kami akan rock and roll, “kata Tantri, vokalis Kotak

Kotak tidak hadir sendirian dalam tour Sumatera Sensasi Hits 2009, band Mahkota juga akan tampil mengisi acara. Sepanjang hari ini (Selasa kemarin), Kotak dan Mahkota yang berada dalam satu bis melakukan beberapa agenda kegiatan.

Mulai dari wawancara dengan dua radio lokal, berkunjung ke salah satu koran harian di Bandar Lampung sampai menyempatkan diri makan Bakso Sony di jalan Diponegoro mereka jalani. Makan bakso menjadi agenda favorit Kotak dan Mahkota sepanjang hari ini

“Baksonya enak gila, ga rugi sempetin waktu sebentar demi menganjal perut. Seharian jalan akhirnya bisa santai sebentar, “kata Ega, gitaris Mahkota

Band Mahkota yang melejit lewat tembang Jangan ganggu dulu ini sependapat dengan Kotak. Bandar Lampung yang menjadi kota terakhir konser, meninggalkan kenangan indah

“Berhubung ini kota terakhir, Mahkota akan memberi surprise kepada penonton saat konser. Kami akan membawakan lagu Jangan ganggu dulu dengan aransemen musik yang berbeda, ungkap Imenk, vokalis Mahkota

Tur Sumatera hampir satu bulan dan mengunjungi setiap kota yang didatangi menggunakan bis, tidak membuat band Kotak dan Mahkota jenuh. Justru saat berada di dalam bis, mereka bisa melakukan hal-hal yang mengasikkan

Mulai dari bernyanyi, saling curhat, sampai iseng mengambil foto personel yang sedang tidur selalu dilakukan di dalam bis. Mereka juga nyaman dengan fasilitas yang disediakan di dalam bis

Posan, drummer Kotak mengungkapkan, tour menggunakan bis tidak merasa bosan, justru mengasikkan. Menurutnya, setiap kota di Sumatera memiliki keunikan dan meninggalkan kesan tersendiri, mulai dari melihat pemandangan, melewati satu kota ke kota yang yang lain dijalani dengan santai (tin)

P2P

Kotak

Berdiri : 27 September 2004

Personel:

Tantri Syalin:Vokalis

Swasti Sabdastantri (Chua) ; bassist

Mario Marcella ; Gitaris

Haposan Tobing : Drummer

Album:

Kotak (2006)

Kotak kedua (2008)

Mahkota

Berdiri ; 14 Februari 2007

personel:

Imenk: Vokalis

Ega : Gitaris

Dino : drumer

Rangga : bassit

Ferry : Keyboard

Album:

Jangan Ganggu Dulu (2009)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: