Raswan, Perancang Tapis Helau Lampung

Raswan, perancang busana, tertarik dengan  kain tapis saat dia mengadakan penelitian tentang tapis semasa duduk bangku kuliah tahun 1987. Ada keinginan kuat dalam dirinya untuk melestarikan motif  motif klasik kain tapis dari beberapa daerah Kabupaten yang ada di Propinsi Lampung pepadun dan saibatin

Hasil penelitian tapis itu akhirnya baru bisa diwujudkan sekitar tahun 1998. Raswan memutuskan untuk total terjun ke dunia mode sebagai perancang busana. Berbekal hasil penelitian tentang tapis mulai dari sejarah, motif-motif tapis tempo dulu, Raswan mencoba membuat konsep baru untuk mengembangkan kain tapis menjadi busana yang nyaman untuk dipakai,

Bapak dua anak ini menamakan hasil rancangannya dengan sebutan Tapis Helau. Tapis helau diambil dari kata tapis dan helau. Tapis adalah tenunan kain, sedangkan helau berarti indah. Pengertian tapis helau itu sendiri adalah kain tenunan khas lampung yang indah.

Awal mula merancang  kain tapis, Raswan mengaplikasikan rancangan busananya masih berpakem pada tapis klasik. Seiring berjalannya waktu, tahun 2001 Raswan mencoba membuat desain kreasi yang lebih modern tetapi tidak melepaskan nilai-nilai etnik tradisonal yang ada dalam motif tapis Lampung.

Sempat ada sedikit rasa kuatir dalam diri Raswan saat memodifikasi motif tradisional tapis menjadi lebih modern yang disesuaikan dengan trend fashion dunia. Raswan menyadari, nilai tradisional yang dipegang teguh suku asli Lampung bisa menyebabkan benturan atau ditentang karena dianggap melecehkan nilai-nilai tradsional

Rasa kuatir itu berubah menjadi perasaan lega, karena tetua adat dan budayawan Lampung sangat mendukung hasil rancangan tapis helau Raswan. Motif-motif tapis lama dimodifikasi menjadi rancangan busana yang elegan dan modern. Bahkan rancangan tapis helau Raswan, dapat digunakan saat upacara adat suku Lampung

Raswan menjelaskan, banyak pengrajin dan perancang busana membuat motif tapis klasik, tetapi tidak sesuai dengan warna kain dan susunan motif. “Kain rancangan saya selalu berusaha membuat motif tapis klasik 100% sama dengan yang dibuat ratusan tahun lalu, “ujar Raswan

“Persepsi masyarakat terhadap rancangan busana tapis helau juga sangat baik, mereka menyukai kerapihan sulaman, warna tenun yang digunakan sampai desain yang unik, ” tambahnya

Rahmat Mirzani Djausal, Ketua Hipmi Lampung saat dihubungi Tribun, Jumat (26/6) mengatakan, rancangan Raswan sangat kental motif tapis dan batik Lampung. Hasil rancangan Raswan juga bervariasi dan untuk harga variatif dan terjangkau

“Disamping motifnya yang khas, dia (Raswan,red) menguasai dan tahu sejarah tentang tapis dan batik Lampung melalui penelitian yang dilakukan sejak lama, yang dituangkan dalam desain rancangannya, Saya salah satu kolektor rancangan busana Raswan, saat ini sudah mempunyai 7 busana tapis helau” tambah Mirza

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: