Melepas Dahaga Masyarakat yang Haus

Melepas dahaga bagi masyarakat yang haus akan musik, menjadi filosofi band Drink. Dilihat dari namanya, Drink mengandung arti minum, filosofi kalimat diatas yang  membuat mereka sepakat memberi nama band dengan satu kata itu.

Brampi, gitaris Drink menjelaskan, lagu yang diciptakan ibarat berbagai macam aneka produk minuman

Mulai dari air mineral, minuman energi, sampai rasa buah-buahan dikemas dalam musik easy listening dengan genre fun pop

Genre fun pop didengungkan karena memang band Drink menciptakan musik yang  bisa menghibur masyarakat. Liriknya mudah untuk dicerna, dengan gaya bahasa yang ringan.

Fuad, drummer Drink menambahkan, lirik dan lagu Drink ceria, tapi tetap seputar cinta, namun tidak mendayu-dayu. Agar musik Drink dapat diterima dan disukai masyarakat luas, mereka tetap mengacu pada tren musik Indonesia

“Saat ini orang Indonesia ga suka musik yang ribet, justru lirik yang gampang diingat lebih disukai. Kami mensiasatinya dengan membuat musik sesuai keinginan pasar, “jelas Nesia, gitaris Drink

Drink berdiri 13 Mei 2008, Dolly Tirta, atau akrab dipanggil Babe menjadi otak di balik terbentuknya band ini. Berawal dari melihat penampilan Brampi saat demo solo gitar dalam suatu acara, tercetuslah ide dari Babe membentuk sebuah band

Lantas Babe mengajak Brampi untuk membentuk sebuah band baru dan mencari personel yang tertarik untuk bergabung. Tanpa memerlukan waktu lama, dengan sigap Brampi menghubungi teman-temannya yang memang mau diajak membentuk band

Akhirnya terbentuklah sebuah band, sebelum memakai nama Drink, nama band merekaThe Ring. Formasi saat itu Rudi (vokal), Brampi (lead gitar), Langgir (bass) dan Fuad (drum)

Nama The Ring dirasa kurang komersil dan susah diingat, empat personel tersebut sepakat mengubah nama menjadi Drink. Nesia (gitar) menjadi personel yang terakhir bergabung dan satu-satunya anggota wanita

Rudi, Brampi dan Fuad sebelum bergabung di Drink mempunyai kegiatan sendiri-sendiri. Rudi, mengelola usaha butik, Fuad membuka konter handphone dan voucher pulsa. Brampi sendiri menjadi guru privat gitar di beberapa tempat kursus musik

Nesia tertarik bergabung dengan Drink atas ajakan Brampi, konsep dan visi ke depan yang ingin membentuk suatu grup yang solid membuatnya menerima pinangan Drink. Nesia pun tidak menemui kendala untuk beradaptasi dengan personel Drink yang lain dan konsep musik yang diusung

Dalam beberapa kesempatan mengisi acara, Nesia sering dipanggil dengan nama Mitha (personel Virgin) oleh penonton. Tanpa bermaksud ge er, Nesia menganggap mungkin itu dikarenakan aksi panggung dan makeup ala gothic dan dia satu-satunya personel wanita, .

Babe, yang juga bertindak sebagai manager mengungkapkan, band Drink memiliki potensi yang baik untuk berkembang. Mereka juga layak untuk diangkat agar bisa menembus dapur rekaman, karya lagu yang diciptakan unsur komersilnya baik

“Ada keinginan kuat dari anak-anak (Drink,red) bisa rekaman album, demo lagu sudah ada 12 track Akan dicoba dimasukkan ke beberapa label di Jakarta yang memang tertarik dengan lagu Drink, “jelas Babe (tin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: