Lupa Mengucapkan Supar Rinpai

Impian Lisa Ratna Sari, atlet karate Lampung untuk ikut PON XVIIdi Kaltim pupus dikarenakan saat mengikuti kualikasi Pra PON dia tidak lolos. Hal yang membuat Lisa tidak lolos karena dia lupa menyebutkan kalimat “Supar Rinpai”

“Saya tersentak tidak percaya dan kesal, bisa-bisanya sampai lupa menyebutkan Supar Rinpai. Padahal untuk kategori Kata perorangan dalam olahraga karate, wajib mengucapkan itu dihadapan para juri sebelum melakukan gerakan Kata

Gagal  mengikuti PON di Kaltim tidak membuat Lisa kecewa berkepanjangan, dia mengambil hikmah di balik itu. Dia memutuskan untuk serius kuliah dan bekerja sebagai staf administrasi Perguruan Tinggi Teknokrat

Awal ketertarikan Lisa pada karate saat duduk di kelas 2 SMP Al Kautsar, sekolahnya waktu itu memang ada ekstrakulikuler karate. Lisa mengaku, tidak ada alasan khusus memilih karate,  merasa cocok saja dengan olahraga itu

Pilihan yang diambil Lisa membuahkan hasil, belum genap satu tahun menekuni karate, sudah memperoleh prestasi gemilang. Lisa merebut juara 1 Kumite perorangan untuk kategori umur 14 tahun dalam pertandingan Karate se- Sumbagsel yang diselenggarakan di Bandar Lampung tahun 2000

Prestasi demi prestasi diraih Lisa dari tahun 2000 sampai 2007 setiap mengikuti kejuaraan karate baik itu di tingkat Provinsi, Sumatra sampai Nasional. Tidak tanggung-tanggung, Lisa sering menyabet juara I untuk nomor Kata Perorangan dan Kumite kelas -48 Kg yang menjadi spesialisasinya.

Penyandang ban hitam Dan 1 ini mengaku, orangtua sempat menyarankan untuk mengeluti olahraga renang, agar tidak gampang cidera. Apa mau dikata, Lisa sudah terlanjur jatuh hati pada olahraga karate, bahkan banyak memperoleh banyak prestasi

Kesibukannya bekerja di pagi hari dan melanjutkan kuliah malam harinya membuat Lisa tidak mempunyai banyak waktu untuk latihan karate. “Setiap pagi sebelum berangkat kerja biasanya peregangan otot dan latihan dasar saja di rumah, ” ujar Lisa

Mahasiswa Sistem Informasi Perguruan Tinggi Teknokrat ini bercerita, olahraga karate itu menyenangkan. Lisa pernah mengalami rasa kesal setelah pulang kerja, kebetulan sore harinya dia latihan karate

Rasa kesal yang belum hilang tersebut diluapkan Lisa kepada rekan  atlet karate pria saat sparing partner. Mulai dari melakukan tendangan dan pukulan dilakukan Lisa sekuat tenaga, rekannya  sampai kaget melihat aksi itu padahal Lisa sedang kesal luar biasa sehabis pulang bekerja.

Anak ke tiga dari empat bersaudara ini mempunyai obsesi untuk dapat mengikuti PON ke XVIII di Riau mewakili Lampung. Lisa akan kembali berlatih serius mulai tahun 2010 mendatang dia menargetkan mendapat prestasi bagus saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) tahun depan  (tin)

Biofile

Nama : Lisa Ratna Sari

TTL : B. Lampung, 5 Februari 1986

Alamat : Jl. Sukardi Hamdani, Gg Palapa V, Labuhan Ratu, B Lampung

Pendidikan : Jurusan Sistem Informasi Perguruan Tinggi Teknokrat (2007-sekarang)

Pekerjaan : Staf Administrasi Perguruan Tinggi Teknokrat

Prestasi :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: