Hijau Daun Tampil Memukau di Tugu Adipura

Tugu Adipura, Sabtu malam (20/6) menjadi saksi kemeriahan puncak acara Hut ke- 327 kota Bandar Lampung. Panggung megah, sound system dan lighting lampu membuat suasana tugu Adipura berkilau dengan cahaya warna warni

Ribuan masyarakat berbondong menyaksikan penampilan band fenomenal asal Lampung Hijau Daun. Suasana Jalan Raden Intan, Jendral Sudirman dan Pangeran Diponegoro padat merayap, sedangkan Jalan Ahmad Yani menjadi titik pusat panggung dimana masyarakat berkumpul

Band yang berhasil menjual  enam juta ringbacktone untuk lagu suara (kuberharap) ini,  membawakan 14 lagu dari album pertama dan beberapa lagu hits dari Slank, Peterpan, Andra and The Backbone, dan Potret. Dide, vokalis Hijau Daun mengaku sangat bangga bisa tampil dalam puncak acara Hut Kota Bandar Lampung

“Bisa tampil di tugu Adipura yang menjadi ikon kota untuk mengihibur masyarakat, sungguh pengalaman yang luar biasa bagi band kami, “kata Dide saat jumpa pers di Plaza Lotus. Seluruh personil band Hijau Daun berterima kasih atas dukungan penggemar sehingga mereka bisa dikenal luas di blantika musik Indonesia

Saat band Hijau Daun naik ke panggung menyanyikan lagu pertama yang berjudul de javu, sontak ribuan penonton langsung histeris dan berteriak memanggil nama Dide berulang kali. Hampir seluruh penonton berjingkrak dan kompak bernyanyi bersama mengikuti syair lagu.

Walikota Bandar Lampung Eddy Sutrisno, mengucapkankan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas partisipasi dan kerjasamanya dalam menjaga kebersihan lingkungan setelah berhasil meraih kembali penghargaan adipura, Tak lupa Walikota mengucapkan terima kasih kepada Poltabes Bandar Lampung atas dukungannya sehingga puncak perayaan Hut kota Bandar Lampung dapat berjalan dengan lancar

Kabag Bina Mitra Poltabes Bandar Lampung AKP Syahrudin Lubis mengatakan, 350 personil dari Poltabes dan dua pleton personil dari Polda lampung dikerahkan untuk mengamankan puncak perayaan Kota Bandar Lampung. “Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bandar Lampung atas kerjasamanya dalam kelancaran acara ini, ” ujar Syahrudin

Petugas pemadam kebakaran kota Bandar lampung, mengerahkan satu unit mobil yang dilengkapi dengan dua selang air untuk menyirami kerumunan penonton di depan panggung. Siraman air dari mobil pemadam kebakaran membuat kaget penonton, namun mereka malah bersyukur karena membuat suasana menjadi terasa sejuk

Melly, salah satu klorovers (penggemar Hijau Daun) menatakan sangat senang band kesayangannya bisa tampil di bandar lampung. Hal senada diungkapkan Ririn, dia ingin acara seperti ini sering diadakan, karena mastyarakat Bandar Lampung haus akan hiburan

Kemeriahan konser band Hijau Daun sedikit dinodai dengan aksi empat remaja yang membuat suasana sedikit tegang. mereka terlibat perkelahian dengan sesama penonton. Petugas kepolosian dengan sigap mengamankan ke empat remaha tersebut untuk dimintai keterangan

Jajuli, salah satu remaja yang tinggal di daerah Kaliawi yang terlibat perkelahian membantah melakukan pemukulan terhadap penonton, Dia bermaksud merelai temannya yang terlibat adu mulut dengan penonton yang brasal dari Kecamatan Panjang. Keempat penonton itu langsung digelandang menggunakan mobil patroli ke poltabes Bandar lampung untuk dimintai keterangan lebih lanjut

Saat lagu suara (keberharap) dan cobalahdibawakan band Hijau Daun di penghujung penampilan mereka, dengan penuh semangat penonton bernyanyi bersama. Acara yang berakhir pukul 22.40 sungguh mengihibur masyarakat dalam puncak perayaan Hut Kota bandar lampung (tin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: