Belajar mengendarai Jip Diam-diam

Rasa penasaran untuk belajar mengendarai mobil Jip saat masih kelas VI SD tahun 1980, membuat Fachruddin (42) nekat menggunakan mobil milik ayahnya secara diam-diam. Dimarahin orangtua sudah menjadi hal biasa yang dialami Fachruddin akibat ulahnya itu

“Orangtua marah-marah karena saya belum punya SIM waktu itu. Kelas 2 SMP baru dibuatin SIM, padahal dari segi umur belum bisa, tapi mau gimana lagi, saya sudah terlanjur cinta dengan mobil Jip, ” kenangnya

Fachruddin tertarik belajar mengendarai mobil Jip karena sering diajak memantau kebun milik orangtuanya di Metro. Jalan sekitar area kebun masih tanah liat, kadang juga berlumpur, lokasinya juga naik turun bukit, kendaraan yang cocok digunakan memang hanya mobil Jip

Kecintaan terhadap mobil Jip membuat Fachruddin ingin belajar offroad, itupun dimulai secara tidak sengaja. Teman-temannya di lingkungan kebun yang mendorongnya untuk menjadilan lahan kebun belajar offroad

“Saya pakai Toyota Hartop full orisinil waktu itu, gara-gara ganti ban Simekx yang memang untuk offroad, teman-teman memancing untuk langsung beraksi belajar offroad. Pertamanya juga sempat takut, tapi karena penasaran, akhirnya saya mau mencoba, “jelas Fachruddin

Fachruddin memutuskan untuk ikut perlombaan offroad tahun 2004. Pertama kali ikut balapan membawa banyak pelajaran beharga yang di dapatnya

Bapak tiga anak ini menjelaskan, olahraga offroad bukan hanya sekedar mengandalkan skill melewati rintangan dalam lintasan, tetapi juga tingkat emosi dan strategi. Offroader (sebutan untuk pembalap offroad) biasanya melakukan survey lintasan terlebih dahulu dan mengecek kondisi mesin kendaraan, apakah sesuai dengan lintasan yang akan dilalui

“Kita dituntut untuk cepat memecahkan masalah saat berada di lintasan track. Setiap rintangan selalu ada jalan keluar, itulah yang membuat olahraga ini unik, ” tutur Fachruddin

Entah sudah berapa banyak biaya yang dikeluarkan Fachruddin untuk memodifikasi mobil Jip offroad miliknya. Fachruddin mengaku, hampir semua offroader kalau sudah cinta sama olahraga ini, kadang sampai tidak memikirkan biaya

“Kalau sudah cinta, mau keluar duit Rp 20-30 juta ataupun sampai dua karung pun bisa dihabiskan demi membuat mobil kita semakin bagus. Kepuasaan menjadi nomor satu bagi offroader, “tukas Fachruddin

Fachruddin menambahkan, olahraga offroad bisa dimulai sejak usia dini sampai orangtua, untuk usia matang sekitar umur 30 tahun. Offroad bukan hanya dinilai seberapa cepat waktu yang dibutuhkan untuk mencapai finish per etape.

Peduli terhadap lingkungan dengan melakukan country road juga sering dilakukan para offroader. Mulai dari menjaga lingkungan seputar lintasan bebas dari sampah, dan menjaga kondisi alam lintasan offroad tidak rusak (tin)

Biofile

Nama   : Fachruddin

Ttl        : Metro, 5 Februari 1967

Alamat  : Jl panglima Polem, Segala Mider, B. Lampung

Pekerjaan : Ketua Yayasan SMK Bakti Utama

Keluarga

Istri : Hj Farida Aryani

Anak : Dina Puspasari

M. Fachry Persada Putra

Chelya Ananda Putri

Prestasi Offroad

Peringkat 1Festival offroad Radin Jambat I  2007(kelas 2500 cc)

Peringkat 1 1 offroad di Langkapura

Peringkat VI Arga Makmur Bengkulu 2005

Spesifikasi Mobil

Merk : Jip Toyota FJ40 (1981)

Warna : biru

Mesin : Cherooke

Persneling : Nissan 5 speed

Pengapian : Haltec E8Q

Final Gear : 4.88 (gigi gardan)

Shockbraker : race runner coil (Kingspring)

Ban : Simekx 35

Velg : Batlock

Winch : Warren 8274-50

Ekstra van : Mercy E-280 (radiator di belakang)

Gardan  : ARB(depan), Detroit (belakang)

Mobil di rakit : Bengkel Volcano, Bandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: