Ada Dragon Roll di Hanamaru

Hanamaru restoran adalah rumah makan yang menyajikan makanan khas Jepang. Menu andalan dari restoran ini antara lain Dragon Roll, Shabu-shabu dan Sashimi. Rumah makan ini resmi berdiri Januari 2009 dengan pemilik Budi Munandar

Dragon Roll adalah makanan yang diolah dari beberapa jenis ikan seperti udang, kepiting, belut dan tuna, digabung menjadi satu dan dibentuk menyerupai naga saat disajikan. Ciri khas dragon Rool adalah daging belutnya dipanggang, ikan tunanya dibakar, dan daging udangnya sangat lembut

Shabu – shabu dan Sashimi juga menggunakan bahan baku dari ikan, diberi pelengkap sayur sayuran seperti sawi, wortel, jamur, daun bawang dan ditambah dengan nasi. Seluruh makanan Jepang ini halal untuk dimakan dan matang, tidak mentah.

Orang asli jepang pada umumnya menyantap makanan lebih suka yang mentah, tapi untuk di Indonesia tidak cocok. Lidah orang pada Indonesia pada umumnya lebih suka makanan disajikan matang

Ciri khas Hanamaru restoran adalah selain jenis makanannya, seluruh bahan baku diimpor dari luar negeri. Jenis ikan mulai dari Salmon, Tuna, Octopus, Gurita diimpor dari Jepang dan Kanada. Beras dan jenis sayuran langsung didatangkan dari Jepang

Alasan mengimpor seluruh bahan baku diimpor dari luar negeri dan tidak menggunakan produk dalam negeri menurut Budi karena ada cita rasa khas yang berbeda. Budi pernah mencoba menggunakan bahan baku produl lokal, namun cita rasa makanan yang dihasilkan kurang pas

Budi menjelaskan, awal mula didirikan Hanamaru restoran karena di Bandar lampung masih sedikit yang membuka usaha makanan khas Jepang. Peluang inilah yang coba diambil Budi untuk membuka usaha Hanamaru.

Hanamaru berasal dari kata hana, yang berarti  bunga, dan maru mengandung arti lingkaran. Bagi orang Jepang bunga melambangkan keindahan,pengertian dari Hanamaru itu sendiri menandung makna sesuatu yang indah dan bagus

Budi mengakui, pengalamannya bekerja di restoran Jepang saat tinggal di San Fransisco Amerika Seriakat selama 6 tahun dan sempat belajar memasak di Jepang tahun 1998 betul – betul diterapkan. Budi sangat memahami karakter lidah orang indonesia untuk urusan makan, meskipun jenis makanannya Jepang, namun tetap berprinsip pada cita rasa ala Indonesia

Saat kita makan di Hanamaru, selain makanan yang khas Jepang, kita serasa berada di negara Jepang

Konsep Hanamaru restoran yang terletak di Jalan Raden Intan Nomor 88 berciri khas rumah makan Jepang.

Saat kita memasuki restoran berlantai dua ini, banyak lukisan Jepang, mulai dari pemandangan alam, gambar pria dan wanita jepang menggunakan pakaian tradisional,  sampai lampion yang digantung di plafon. Musik tradisional Jepang lembut mengalir di  seluruh ruangan

Budi mengungkapkan, sengaja membuat ruangan di Hanamaru bernuansa Jepang karena ingin pengunjung yang datang selain menikmati makanan, juga agar pengunjung betah berada di ruangan. Apabila pengunjung merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, di lain waktu , pasti ingin kembali lagi ke Hanamaru restoran

Budi menjelaskan hal dasar apabila kita ingin mencoba makanan Jepang, kita harus memastikan dulu bahwa kita memang benar-benar tertarik dengan makanan Jepang. Ciri khas makanan Jepang terletak pada bahan baku ikan dan sayuran dan cara memakannya menggunakan sumpit, tidak menggunakan sendok dan garpu. (tin)

P2P

Hanamaru Restoran

Jalan Raden Intan No : 88, Bandar Lampung (depan Auto 2000)

Telp : (0721)-255118

Buka : Senin- Minggu, 11.00-21.30

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: